radio muadz 94,3 fm kendari

radio muadz 94,3 fm kendari
radio muadz 94,3 fm kendari

May 22, 2010

ISOLASI HESPERIDIN DARI KULIT JERUK MANIS

MAKALAH PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II
PERCOBAAN X
“ISOLASI HESPERIDIN DARI KULIT JERUK MANIS”
(Citrus sinensis Osb. Zin. Citrus aunrantium L.)










OLEH

NAMA : MIFTA NUR RAHMAT
STAMBUK : F1C1 080 001
KELOMPOK : I (SATU)
ASISTEN : RATNA SARI




LABORATORIUM KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALUOLEO
KENDARI
2010
BAB I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Jeruk (Citrus) merupakan buah yang telah akrab didengar ditelinga bahkan telah akrab dirasa di lidah kita. Jeruk sangatlah beragam dan beberapa spesies dapat saling bersilangan dan menghasilkan hibrida antarspesies ('interspecific hybrid) yang memiliki karakter yang khas, yang berbeda dari spesies tetuanya. Keanekaragaman ini seringkali menyulitkan klasifikasi, penamaan dan pengenalan terhadap anggota-anggotanya, karena orang baru dapat melihat perbedaan setelah bunga atau buahnya muncul. Akibatnya tidak diketahui dengan jelas berapa banyak jenisnya. Penelitian-penelitian terakhir menunjukkan adalah keterkaitan kuat Citrus dengan genus Fortunella (kumkuat), Poncirus, serta Microcitrus dan Eremocitrus, sehingga ada kemungkinan dilakukan penggabungan. Citrus sendiri memiliki dua anakmarga (subgenus), yaitu Citrus dan Papeda.
Asal jeruk adalah dari Asia Timur dan Asia Tenggara, membentuk sebuah busur yang membentang dari Jepang terus ke selatan hingga kemudian membelok ke barat ke arah India bagian timur. Jeruk manis dan sitrun (lemon) berasal dari Asia Timur, sedangkan jeruk bali, jeruk nipis dan jeruk purut berasal dari Asia Tenggara.
Jeruk manis (Citrus sinensis Osbeck) adalah salah satu hasil hibrida jeruk, daerah asal jeruk manis adalah di Asia Timur, namun di Indonesia tanaman ini juga dapat tumbuh dengan subur. Klasifikasi tanaman Jeruk manis ini dapat dilihat sebagai berikut:

Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Upakelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Rutaceae
Genus: Citrus
Spesies: C. sinensis
Manfaat jeruk sangatlah banyak, dahulu pada tahun awal Hijriah Rasulallah sallalahu ‘alaihi wassalam bersabda “Permisalan seorang mukmin yang membaca Al-Qur’an ialah seperti buah jeruk, rasanya manis dan aromanya harum” (HR. Bukhari 8/59 dan Muslim (797). Rasulallah telah menyandingkan buah jeruk dan Al-Qur’an dalam salah satu haditsnya yang menandakan buah tersebut memiliki begitu banyak manfaat. Berkata salah satu ulama Arab mengenai Jeruk, bahwa semua bagian dari Jeruk memiliki manfaat tersendiri, bahkan di kulit jeruk pun terdapat manfaat. Diantara manfaat kulit jeruk ialah jika diletakkan pada pakaian dapat mencegah ngengat atau tunggau. Aromanya bisa menetralisir udara kotor. Apabila ditahan di mulut bisa mengharumkan atau mengurangu bau mulut tak sedap, serta membantu proses pencernaan jika digunakan dalam campuran makanan. Penulis kitab Al-Qanun mengatakan, “Perasan kulitnya dapat digunakan sebagai pembalut luka, abu dari kulitnya merupakan penggosok yang baik terhadap lepra.”
Dalam bidang ilmu modern, telah dipelajari kandungan senyawa yang terdapat dalam kulit jeruk. Salah satu senyawa yang sering diisolasi dari kulit jeruk adalah senyawa Hesperidin.
B. Rumusan Masalah
Adapun masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah:
1. Bagaimana sifat senyawa Hesperidin?
2. Apa manfaat senyawa Hesperidin?
3. Bagaimana cara isolasi senyawa Hesperidin dari kulit jeruk?
C. Tujuan dan Manfaat
Adapun tujuan dan manfaat yang ingin dicapai bagi pembaca adalah:
1. Mengetahui sifat senyawa Hesperidin
2. Mengetahui manfaat senyawa Hesperidin bagi kesehatan
3. Memahami prinsip ekstraksi  
BAB II. PEMBAHASAN
A. Senyawa Golongan Flavonoid
Flavonoid adalah salah satu jenis senyawa yang bersifat racun yang tedapat pada kulit jeruk selai itu merupakan persenyawaan glukosida yang terdiri dari gula yang terikat dengan flavon. Flavonoid merupakan salah satu golongan fenol alam yang terbesar. Golongan flavonoid mencakup banyak pigmen yang paling umum dan terdapat pada seluruh dunia tumbuhan mulai dari fungus sampai angiospermae. Flavanoid merupakan senyawa yang memberikan warna atau pigmen pada tumbuhan. Beberapa fungsi dari flavanoid ialah pengatur tumbuh, fotosintesis, antimikroba, antivirus dan sebagai penghambat jamur ketika terjadi luka pada bagian tumbuhan.
Golongan flavonoid dapat digambarkan sebagai deret senyawa C6-C3-C6 artinya kerangka karbonnya terdiri atas dua gugus C6 (cincin benzena tersubtitusi) disambungkan oleh rantai alifatik ketiga karbon. Flavonoid mempunyai sifat yang khas yaitu bau yang sangat tajam, sebagian besar merupakan pigmen warna kuning, dapat larut dalam air dan pelarut organik, mudah terurai pada temperatur tinggi. Flavonoid yang tidak ada rasanya disebut hesperidin. (Robinson, 1995).
B. Senyawa Hesperidin
1. Sifat fisik senyawa Hesperidin
Hesperidin adalah senyawa flavon glikosida yang mengandung ikatan flavon hespertin pada disakarida rutinose. Hesperdin memiliki rumus molekul C28H34O15 dengan BM = 610 gr/mol. Struktur dari Hesperdin dapat dilihat sebagai berikut:

2. Sumber Hesperidin
Hesperidin terdapat sangat banyak dalam buah jeruk dari jenis apapun. Konsentrasi tertinggi Hesperidin yang dapat diperoleh dari jeruk adalah pada bagian bulir jeruk. Hesperidin juga dapat diperoleh pada sayuran hijau.
3. Manfaat Hesperidin
Hesperidin memiliki manfaat yang sangat banyak bagi tubuh manusia dan makhluk hidup lainnya, diantara manfaatnya adalah:

- Anti oksidan
- Anti inflammatory
- Hypolipidemic
- Vasoprotective
- Anticarcinogenic
- Dan menurunkan kadar cholesterol

Hesperidin juga dapat menghalangi enzim-enzim jahat seperti:
- Phospholipase A2
- Lipoxygenase
- HMG-CoA reductase dan
- Cyclo-oxygenase
Hesperidin dengan aktivitasnya mampu memperbaiki kesehatan pembuluh kapiler darah dengan mereduksi permeabilitas pembuluh kapiler. Hesperdin juga sering digunakan untuk menurunkan demam yang disebabkan karena alergi dan meredakan gangguan alergi dengan cara menghalang lepasnya histamine dari sel.
C. Isolasi Senyawa Hesperidin
Hesperidin dapat diisolasi dengan dua cara: (a) mengekstraksi kulit jeruk kering dengan petroleum eter dan metanol. Pelarut pertama menghilangkan minyak atsiri dan yang ke dua menghilangkan glikosida., (b) kulit jeruk yang dipotong-potong diekstrak dengan alkali dan ekstrak diasamkan. Hesperidin dapat dimurnikan dengan penambahan formamida-arang yang diaktifkan, disebabkan ketidak larutannya yang tinggi, bentuk kristal alami hesperidin merupakan salah satu flavonoid yang paling mudah diisolasi (Hardjono, 1995).
Berikut adalah prosedur yang digunakan untuk mengisolasi senyawa Hesperidin dalambentuk kristal
1. Preparasi sampel





2. Isolasi hesperidin


















Untuk mengisolasi hesperidin dari kulit jeruk manis dapat dilakukan dengan menggunakan metode refluks. Metode ini merupakan salah satu metode ekstraksi panas. Dengan menggunakan metode ini kita dapat mengekstraksi hesperidin yang terdapat pada kulit jeruk. refluks dilakukan sebanyak 2 kali. Terlebih dahulu sample direfluks dengan menggunakan pelarut benzene selama 30 menit, dimana refluks pertama bertujuan untuk menghilangkan minyak atsiri yang terkandung dalam kulit jeruk tersebut. Kemudian refluks kedua dilakukan selama 2 jam dengan menggunakan pelarut ethanol, proses ini bertujuan untuk menghilangkan glikosida dan senyawa lain yang seisomer dengan hesperidin. Setelah direfluks, ekstrak yang diperoleh kemudian diuapkan untuk menghilangkan pelarut yang masih bergabung dengan ekstrak. Setelah diuapkan, ekstrak kemudian disimpan sampai terbentuk kristal hesperidin.

BAB III. PENUTUP
A. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diperoleh dari makalah ini adalah:
1. Hesperidin merupakan senyawa nonpolar dan merupakan senyawa flavonoid dengan rumus molekul C28H34O15.
2. Hesperidin memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, diantaranya adalah sebagai anti kanker, anti tumor, anti inflammatory, dll.
3. Cara isolasi senyawa Hesperidin dari kulit jeruk adalah ekstraksi panas yang dilakukan dalam alat refluks.
B. Saran
Saran dari penulis kepada Pembaca adalah:
1. Pembaca mengerti bahwa yang kita anggap hal yang tidak berguna seperti kulit jeruk ternyata memiliki suatu zat yang sangat diperlukan bagi manusia.
2. Pembaca mengetahui manfaat senyawa Hesperidin
3. Pembaca mengerti proses isolasi senyawa Hesperidin dari kulit jeruk.

No comments: